Announcement:

This is a Testing Annocement. I don't have Much to Say. This is a Place for a Short Product Annocement

Senin, 21 Juli 2014

Apa Itu Visa

http://pembuatan-paspor.blogspot.com/
Visa adalah sebuah dokumen resmi yang Anda perlukan untuk masuk ke negara tujuan dalam periode waktu tertentu. Visa asli yang biasanya di stempel di paspor penerima sangat diperlukan jika Anda hendak berkunjung ke suatu negara tertentu.
Harap diperhatikan bahwa Visa kedatangan hanya dapat diperpanjang atas persetujuan Direktur Jenderal Imigrasi Republik Indonesia dalam hal bencana alam, sakit atau kecelakaan, tidak dapat dialihkan ke jenis visa lain. Pelancong yang melewati waktu yang telah ditentukan akan dikenakan denda sebesar US $ 20.- per hari / orang (untuk tinggal di bawah 60 hari) sedangkan lebih dari 60 hari tinggal akan menjalani 5 (lima) tahun hukuman penjara atau denda IDR 25.000.000 (mata uang lokal).

Visa adalah tanda bukti ‘boleh berkunjung’ yang diberikan pada penduduk suatu negara jika memasuki wilayah negara lain yang mempersyaratkan adanya izin masuk. Bisa berbentuk stiker visa yang dapat diapply di kedutaan negara yang akan dikunjungi atau berbentuk stempel pada paspor pada negara tertentu.

Jika pemerintah telah mengadakan perjanjian dengan suatu negara agar penduduk negaranya bebas berkunjung ke suatu negara lain, maka jika kita bepergian ke negara itu, kita tidak memerlukan izin masuk ke negara itu atau dengan kata lain ‘bebas visa’ untuk pemegang paspor Indonesia. Paspor akan diberi stempel di imigrasi saat kita sampai dan kita akan langsung diperbolehkan masuk.

Indonesia mempunyai hubungan diplomatik dengan banyak negara. Negara-negara yang memberikan bebas visa untuk pemegang paspor indonesia meliputi:
Asia Tenggara : Singapore, Malaysia, Brunei Darusalam, Thailand, Laos, Vietnam, Cambodia, Myanmar dan Filipina
Asia Timur : Hongkong dan Macau
Asia Barat dan Selatan : Iran dan Maldives
Amerika : Aruba, Bermuda, Chile, Columbia, Costarica, Cuba, Ecuador, Haiti, Jamaica
Afrika : Morocco, Sheycelles, Mesir
Eropa : Andorra
Oceania : Cook Island, Samoa, Micronesia

Selain dari negara yang disebutkan diatas, pemegang paspor Indonesia harus memiliki visa untuk masuk ke suatu negara.

Walaupun bebas visa, ada kalanya kita harus mencari informasi lebih lanjut. Terkadang terdapat persyaratan tambahan untuk masuk ke suatu negara sekalipun bebas visa:

Sebagai contoh, Filipina mempersyaratkan tiket return untuk dapat menaiki pesawat yang menuju Filipina. Tanpa tiket pulang, maka kita tidak dapat masuk ke dalam pesawat dengan tujuan Filipina.
Mempunyai alamat yang jelas seperti relasi di negara tujuan, atau booking hotel.
Mempunyai visa-visa negara tetangga yang masih berlaku, visa regional seperti schengen, visa residence negara tertentu atau visa Amerika.
Membeli kartu turis seperti yang diberlakukan oleh negara Cuba.

Sementara Visa on arrival adalah dokumen izin masuk seseorang ke suatu negara yang bisa diperoleh langsung di perbatasan antarnegara /bandara.

Bahasa awamnya paspor adalah KTP untuk keluar negeri, visa adalah tiket masuk untuk ke suatu negara sementara Visa on arrival adalah tiket masuk ke suatu negara yang bisa di “beli” di perbatasan / bandara negara yang akan di tuju.
Visa pre Arrival[sunting | sunting sumber]

Visa pre Arrival adalah visa yang aplikasinya diajukan di perwakilan kedutaan suatu negara yang berada di negara kita. Selain di Jakarta, kedutaan atau konsulat negara asing juga ada yang berkantor di kota-kota besar seperti di Bandung, Medan, Surabaya, Bali atau Makassar. Jika suatu negara tidak memberikan fasilitas visa on arrival maka kita harus apply visa suatu negara di kedutaan tersebut.

Biaya yang dibebankan untuk visa pre Arrival lain-lain tergantung regulasi yang ditetapkan. Beberapa negara dapat apply visa online, jadi kita tidak perlu datang ke kedutaan. Hal ini membantu sekali jika kita tidak ada waktu atau terkendala jarak untuk datang ke kedutaan.

Untuk beberapa negara, siap-siap akan ada penolakan visa yang kita ajukan jika syarat-syarat tidak dipenuhi atau tidak ada bukti cukup kuat kenapa kita harus diijinkan masuk ke suatu negara. Pencari kerja atau pengangguran terkadang dapat ditolak dalam pengajuan visa-nya. Ketika ditolak, kita dapat mengajukan banding ke kementerian luar negeri untuk bantuan pemerintah dalam mendapatkan visa.
Sumber:http://id.wikipedia.org/

Jumat, 18 Juli 2014

Jenis-Jenis Visa

http://pembuatan-paspor.blogspot.com/
Mau tahu Jenis-Jenis Visa,Di bawah ini penjelasannya
Visa adalah dokumen perizinan bagi seseorang yang akan berkunjung ke suatu negara, misalkan ke Amerika atau Inggris. Jadi, selain harus memiliki Paspor, setiap orang yang ingin berkunjung ke luar negeri juga harus memiliki visa.

Visa memiliki banyak jenis sesuai dengan fungsi/kegunaannya. Berikut ini adalah jenis-jenis visa :
Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Kunjungan Keluarga
Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Wisata atau Kunjungan Teman
Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Bisnis
Visa Khusus (Visa Pelajar/ Bekerja/ Pelatihan/ Menetap dalam jangka waktu tertentu)
Visa Transit

Proses Pembuatan Visa
Permohonan untuk mendapatkan Visa tidak bisa diterima oleh pihak terkait apabila seluruh dokumen persyaratan tidak dipenuhi oleh si pemohon.
Untuk mengetahui tata cara pengajuan Visa, lebih lengkapnya silakan baca di situs resmi Ditjen Imigrasi- www.imigrasi.go.id
Proses pembuatan visa membutuhkan waktu maksimal 3-4 hari.

Biaya Pembuatan Visa
Single Visa Rp 500.000
Multiple Visa Rp 700.000
Transit Visa Rp 200.000

Rabu, 25 Juni 2014

Syarat Buat Visa

http://pembuatan-paspor.blogspot.com/
Sebenarnya Untuk Syarat Buat Visa berbeda untuk masing-masing negara,jadi tergantung negara mana yang akan di kunjungi,tetapi secara umum berikut ini Syarat Buat Visa yang anda harus siapkan:
Persyaratan :
Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan
  • Foto 4x6 :2 lembar, berwarna dan terbaru 
  • Surat sponsor diatas kop surat & diberi cap stempel perusahaan, serta dijelaskan secara lengkap nama & jabatan pemohon visa. 
  • Fotocopy Kartu Keluarga 
  • Fotocopy akte kelahiran anak, jika anak ikut. 
  • Fotocopy akte menikah , jika telah menikah 
  • Fotocopy bukti keuangan pribadi 3 bulan terakhir. (untuk bukti keuangan dapat berupa rekening koran, tabungan, atau deposito minimal Rp. 30 - 40 juta/orang. Dan untuk deposito,harus yang 3 bulan terakhir atau deposito lama yang ada bukti perpanjangannya. 
  • Lampiran copy SIUP, jika pengusaha 
  • Lampirkan paspor lama, jika paspor barunya masih kosong / jika di paspor lama tersebut ada visa Negara yang akan di tujunya. 
  • Mengisi formulir visa negara yang akan di kunjungi
  • Jika dalam rangka Bisnis, lampirkan undangan bisnis ( bukti keuangan boleh atas nama perusahaan dan jika bisnis di atas 1 bulan dibutuhkan Rontgen. 
NB : Bagi pemohon yg berusia 70 thn keatas : Harus melakukan medical check up di dokter yg ditunjuk oleh Pihak Kedutaan negara yang hendak di datangi ( dengan membawa copy paspor + pasfoto 4x6 = 1 lbr)

Lampirkan Asuransi Perjalanan yang sesuai dengan durasi tinggal pemohon di negara yang akan di kunjungi
Untuk kunjungan Wisuda / Graduation, lampirkan copy undangan wisuda + copy paspor & visa anak
Bagi anak berusia 18 thn kebawah yang bertujuan ke Australia & tidak didampingi oleh orang tuanya, diharuskan melampirkan Surat Izin orang tua (diatas materai Rp 6000) dan lampirkan copy KTP orangtuanya
Dan jika ada anak di negara yang yang akan di kunjungi, harus melampirkan fotocopy paspor & Visa anaknya + copy akte anak
Jika pemohon masih berstatus pelajar, lampirkan copy kartu pelajar
Surat ijin suami diperlukan jika istri berangkat tidak bersama suami
Untuk Incentive Tour,yaitu tour yang dibiayai oleh suatu perusahaan di mana jumlahnya 6 pax ke atas,harus membuat appointment terlebih dahulu dengan Embassy negara yang bersangkutan untuk menentukan jadwal meeting,sebelum memasukkan aplikasi Visa.

Copyright @ 2013 Pembuatan Paspor Dan Visa. Designed by Templateism | Love for The Globe Press